Wednesday, February 22, 2012

Citra Scholastika Hindari Narkoba dengan Rajin Ibadah » Gossip

Citra Scholastika Hindari Narkoba dengan Rajin Ibadah » Gossip
Citra 'Idol' (foto: Maria Cicilia Galuh/Okezone)

JAKARTA- Citra Skolastika menganggap wajar jika artis yang terlibat dengan kasus penggunaan narkoba mendapat hukuman. Itu merupakan risiko yang harus diterima.

"Kalau menurut Citra sih itu kehidupan mereka. Mereka memiliki pilihan untuk bagaimana menjalani hidup, entah itu keliru atau benar, mereka yang menjalani dan mereka pun tahu akan ada konsekuensi dari perbuatan mereka," ujar Citra saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (20/2/2012 ).

Citra tak memungkiri, dunia entertainment memang kerap dekat dengan yang namanya narkoba. Bahkan pelantun Everybody Knew itu mengaku mempunyai teman yang memiliki kehidupan yang kurang baik. Namun dirinya tidak pernah membatasi, justru dia dapat memetik pelajaran dari kehidupan teman-temannya.

"Kalau dari Citra-nya sendiri, Citra lebih belajar untuk melihat bahwa ada segi positif dan ada segi negatif yang bisa dipelajari. Dari segi negatifnya Citra belajar bahwa hidup itu butuh teman yang nakal, dan yang baik. Kalau dari segi positifnya, Citra tahu mana yang benar dan yang salah. Tapi semoga Citra enggak terjerumus ke dunia yang menyesatkan," tandasnya.

Sebenarnya, kata Citra, narkoba itu bisa dihindari asalkan setiap individunya dekat dengan Tuhan. Seperti dirinya yang selalu diajarkan tentang ilmu agama.

"Dari awalnya harus punya iman yang kuat, harus rajin beribadah, lebih ngedekati diri sama Tuhan. Dari kecil Citra dididik secara Kristiani, ada satu aturan-aturan bagaimana di hadapan Tuhan, orangtua dan sesama untuk bersikap yang baik. Citra belajar untuk merealisasikannya di kehidupan. Tapi tak menutup kemungkinan Citra sering ketemu orang-orang yang salah. Tapi tergantung dari diri sendiri apa mau mengikuti mereka atau tidak," saran finalis Indonesian Idol itu.

Selain itu, Citra selalu mendengarkan nasehat dari ibunda tercinta yang melarangnya untuk pulang hingga larut malam. Meski ibunya dianggap terlalu protektif, tapi Citra senang menjalaninya.

"Kebetulan aku mempunyai orangtua yang enggak ngebebasin untuk keluar malam. Bahkan jam 10 pun itu sudah yang paling malam. Mama sangat protek dengan Citra, mulai dari teman, soal kerjaan mama harus tahu. Itu kecemasan orangtua, dan menurut Citra itu sangat wajar," tutupnya.(rik)

No comments:

Post a Comment