Hanung Bramantyo (Foto: Koran SI)
JAKARTA- Hanung Bramantyo menyambut positif penolakan terhadap Front Pembela Islam (FPI) di Palangkaraya, beberapa waktu lalu. Hanung pun sempat terlihat dalam aksi demonstrasi menolak FPI di Jakarta.
Hanung memang punya pengalaman buruk dengan organisasi pimpinan Rizieq Shihab itu. FPI adalah salah satu ormas yang gencar melakukan penolakan terhadap film karya Hanung, ? (Tanda Tanya) karena dianggap menyebarkan paham Pluralisme.
"Berterima kasih banyak sama kejadian di Palangkaraya kemarin yang berani menolak ormas tersebut. Banyak hal yang berubah kemudian, setelah kejadian tersebut ormas tersebut jadi berpikir ulang kalau berbuat hal-hal seperti sebelumnya," ujar Hanung ditemui di Gandaria City, Gandaria Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2012).
Menurutnya, kehadiran ormas seperti FPI memang bisa menjadi ancaman dalam berkarya dan kebebasan berekspresi di bidang seni. Akibat penolakan itu, film Hanung tak bisa tayang di televisi.
Kini, Hanung merilis film ? dalam bentuk DVD. Bagi suami Zaskia Mecca ini, penolakan terhadap ormas FPI di beberapa daerah merupakan keberhasilan untuk kebebasan berkreasi.
"Ini pengekangan hak berkarya dan kebebasan ekspresi. Kejadian kemarin dan peluncuran DVD ini adalah titik kita mengalami keberhasilan," tandasnya.(rik)
No comments:
Post a Comment