Panji Trihatmodjo (Foto: Ist)
Panji Trihatmodjo Akui Mabuk Saat Lempar Gelas
JAKARTA - Cucu Soeharto, Panji Trihadmodjo dilaporkan ke kepolisian karena diduga melakukan penganiayaan terhadap Andhika Mahatidana, di Blowfish Club, Jakarta, Minggu 22 Januari lalu. Melalui teman korban, Panji mengakui dirinya saat itu dalam kondisi mabuk.
Seorang teman yang saat itu menemani Andhika mengatakan, Panji mengaku sedang mabuk ketika melempar gelas yang membuat Andhika harus menerima lima jahitan di pelipis kanannya. Namun, putra Bambang Trihatmodjo itu mengutarakannya lewat sambungan telepon.
"Iya waktu saya dijahit di Rumah Sakit dia (Pandji) telepon teman saya, dan dia mengaku sedang mabuk pada waktu itu," kata Andhika saat ditemui, di kawasan Cirendeu, Tangerang, Senin (6/2/2012).
Andhika menyesalkan tindakan yang dilakukan Pandji terhadapnya. Sebab dilakukan tanpa berbicara terlebih dahulu, sehingga membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit.
"Pas kelempar bingung, kenapa enggak ngobrol dulu. Apa dia tersinggung, apa dia salah lempar, enggak ada cacian omongan dari dia, malah langsung melempar sloki ke arah saya," tandasnya.
Karena dinilai tak ada itikad baik dalam menyelesaikan masalah tersebut, Andhika melaporkan tindak penganiayaan yang dilakukan Panji ke Polsek Mampang, Jakarta Selatan. Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Jakarta Selatan.
No comments:
Post a Comment